Pra Rekonstruksi Kasus Asusila

Usut Kasus Dugaan Asusila, Penyidik Gelar Pra Rekonstruksi Bersama Korban di Instansi Vertikal Tanah Laut

​TANAH LAUT, NEWSUPDATE — Penyidik menggelar rekonstruksi terkait kasus dugaan tindakan asusila yang berlokasi di salah satu kantor instansi vertikal di Kabupaten Tanah Laut. Pra Rekonstruksi tersebut menghadirkan langsung korban guna memperjelas kronologi dan alur peristiwa yang terjadi.

​Hal tersebut diungkapkan oleh Widha Amalia Agista, S.H. beserta tim saat diwawancarai oleh jurnalis Newsupdate usai mendampingi jalannya proses rekonstruksi di lokasi kejadian.

​Menurut Widha, pelaksanaan Pra Rekonstruksi ini merupakan langkah krusial yang diambil penyidik untuk melengkapi berkas perkara serta menyinkronkan keterangan yang telah dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

​"Hari ini dilakukan Pra Rekonstruksi bersama penyidik dan korban di tempat kejadian perkara (TKP). Langkah ini penting untuk memperjelas alur kejadian dan memastikan kebenaran dari dugaan tindakan asusila tersebut," ujar Widha Amalia Agista, S.H., kepada jurnalis Newsupdate.

​Dalam proses tersebut, sejumlah adegan diperagakan ulang untuk menggambarkan secara rinci bagaimana tindakan dugaan asusila itu terjadi di lingkungan kantor instansi vertikal Tanah Laut. Kehadiran korban secara langsung membantu penyidik memetakan posisi dan situasi saat peristiwa berlangsung.

​Widha menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses hukum ini agar berjalan secara transparan, adil, dan objektif demi penegakan hukum serta pemenuhan hak-hak korban. Selain itu untuk penambahan alat bukti, pihak Penasehat Hukum (PH) akan menambahkan korban kasus serupa di tahun 2023 tutup Widha.

AKP Cahya Prasada Tuhuteru di konfirmasi oleh jurnalis  newsupdate melalui sambungan telpon membenarkan bahwa hari ini (selasa, 28/07/2026) ada pra rekonstruksi untuk melihat kebenaran sesuai Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Saat ini, pihak penyidik masih terus mendalami fakta-fakta yang ditemukan di lapangan guna menentukan langkah hukum selanjutnya dalam penanganan kasus ini.

 

Bagikan Postingan Ini

Berita Terkait
Beranda Liputan Nasional Politik