Penutupan Tala Education Expo 2026

Tala Education Expo 2026 Berakhir: Etalase Inovasi Karakter dan Momentum Kebangkitan Ekonomi Daerah

PELAIHARI – Perhelatan akbar Tala Education Expo 2026 resmi berakhir. Kegiatan yang menjadi barometer kemajuan pendidikan di Bumi Tuntung Pandang ini ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanah Laut, Myrza Fazrina, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kijang Mas, Rabu (6/5/2026) sore.

Eksibisi ini menjadi panggung strategis bagi satuan pendidikan, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP, untuk mendemonstrasikan inovasi pembelajaran dan penguatan karakter siswa secara transparan kepada publik.

Kepala Disdikbud Tanah Laut, Myrza Fazrina, menjelaskan bahwa expo ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif kepada masyarakat mengenai mutu pendidikan di sekolah-sekolah lokal. Hal ini dinilai krusial agar orang tua siswa dapat menentukan pilihan pendidikan anak berdasarkan kualitas nyata.

“Kami berupaya memfasilitasi sekolah untuk mempresentasikan inovasi mereka, baik dalam pengembangan karakter maupun metodologi pembelajaran. Ini penting agar saat penerimaan murid baru, masyarakat memiliki referensi yang jelas dan akurat mengenai keunggulan setiap sekolah,” ujar Myrza.

Selain menonjolkan modernitas pendidikan, Tala Education Expo 2026 juga berperan sebagai instrumen pelestarian nilai-nilai luhur. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya berbagai perlombaan permainan rakyat, seperti Badaku, guna memperkenalkan kembali kekayaan budaya tradisional kepada generasi muda.

Menanggapi masukan masyarakat mengenai infrastruktur pendidikan, Myrza menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan perbaikan. Menurutnya, kritik konstruktif adalah motor penggerak bagi dinas untuk melakukan evaluasi lapangan secara intensif.

“Sejak tahun 2025, kami telah memprioritaskan revitalisasi sarana dan prasarana sekolah secara masif. Kami sangat terbuka terhadap masukan masyarakat demi tercapainya mutu pendidikan yang lebih baik,” tegasnya.

Secara statistik, kegiatan ini mencatatkan antusiasme yang luar biasa dengan kehadiran lebih dari 3.500 pengunjung. Selain menjadi ajang edukatif, expo ini memberikan dampak ekonomi berganda (multiplier effect) bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

“Kehadiran ribuan pengunjung ini membawa dampak positif bagi pedagang lokal. UMKM menyampaikan apresiasi mereka dan berharap event serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendorong perputaran ekonomi daerah,” pungkas Myrza.

Penutupan acara berlangsung semarak, diiringi dengan prosesi penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kreativitas pelajar di Kabupaten Tanah Laut. 

Bagikan Postingan Ini

Berita Terkait
Beranda Liputan Nasional Politik