Baru Dua Hari Dilantik, Nama Direktur RSUD Hadji Boejasin Dicatut Penipu Modus Minta Uang
PELAIHARI – Aksi kriminalitas digital berbasis manipulasi psikologis (social engineering) menyasar pejabat yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Nama Direktur RSUD Hadji Boejasin Pelaihari yang baru, dr. Sigit Prasetia Kurniawan, Sp.PD, K-HOM, FINASIM, dilaporkan telah dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan modus penipuan meminta sejumlah dana pada Kamis, (14/05/2026).
Aksi siber ini terjadi sangat cepat, tepat dua hari setelah dr. Sigit mengikuti pelantikan resmi jabatan administrator oleh Bupati Tanah Laut di Gedung Sarantang Saruntung pada Selasa, 12 Mei 2026.
Kronologi dan Modus Operandi Pelaku
Berdasarkan laporan resmi dari manajemen rumah sakit, penipu bergerak secara acak dengan menyasar masyarakat umum hingga relasi kerja. Berikut adalah rincian modus operandi yang digunakan pelaku:
Kontak Palsu: Pelaku menggunakan nomor WhatsApp +62 813-1338-7726.Identitas Palsu: Memasang foto profil wajah dr. Sigit mengenakan jas kedokteran lengkap dengan keterangan jabatan sebagai Direktur RSUD.Bahasa Formal: Oknum mengawali pesan menggunakan gaya bahasa formal dan sopan guna meyakinkan korban.Permintaan Dana: Setelah korban terpancing, pelaku langsung mengutarakan maksud utamanya untuk meminjam atau meminta bantuan dana darurat.Klarifikasi Resmi dan Imbauan Manajemen
Mendengar namanya disalahgunakan, dr. Sigit Prasetia Kurniawan langsung memberikan bantahan keras. Beliau menegaskan tidak pernah menghubungi siapa pun secara pribadi di luar jalur kedinasan resmi, apalagi untuk urusan pinjam-meminjam uang.
"Saya tidak pernah meminta uang atau dana kepada pihak mana pun untuk kepentingan pribadi. Hal ini perlu saya sampaikan agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan," tegas dr. Sigit.
Pihak manajemen RSUD Hadji Boejasin Pelaihari juga telah menerbitkan pengumuman resmi di berbagai kanal media sosial mereka, seperti Instagram @rsudhadjiboejasin dan Facebook. Masyarakat diimbau untuk mengambil langkah-langkah berikut jika dihubungi oleh nomor asing tersebut:
Abaikan Pesan: Jangan merespons atau melayani permintaan transfer uang.Lakukan Verifikasi: Selalu lakukan konfirmasi langsung ke nomor resmi atau bagian Humas RSUD jika ada hal mencurigakan yang mengatasnamakan jajaran direksi.Laporkan Nomor: Blokir dan laporkan nomor tersebut melalui fitur pelaporan di aplikasi WhatsApp agar tidak memakan korban lebih banyak.