323 Pendaftar Berebut 96 Kursi Pelatihan di BLK Pelaihari, Siapkan SDM 'Siap Tempur' ke Dunia Kerja
PELAIHARI – Antusiasme warga Tanah Laut untuk meningkatkan skill kerja terpantau sangat tinggi. Hal ini terlihat saat Balai Latihan Kerja (BLK) Pelaihari menggelar seleksi pelatihan tahap kedua dengan tema inspiratif: "Siap Tes, Raih Prestasi, Wujudkan Masa Depan", Senin (11/5/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar seleksi biasa, melainkan langkah konkret implementasi program unggulan Bupati Tanah Laut dalam menciptakan tenaga kerja lokal yang berdaya saing global, termasuk memberikan ruang bagi komunitas dan penyandang disabilitas.
Hanya 96 Orang yang Akan Terpilih Kepala UPT BLK Pelaihari, Akhmad Nopriadi, mengungkapkan bahwa persaingan pada tahap kedua ini tergolong ketat. Dari total 323 pendaftar yang masuk, BLK hanya akan menyaring 96 peserta terbaik.
"Target kami tahun 2026 ini ada 496 warga yang tersentuh pelatihan. Untuk tahap kedua ini ada enam paket kejuruan, di mana masing-masing kelas hanya diisi oleh 16 orang peserta," jelas Nopriadi di sela pemantauan seleksi.
Sebelumnya, pada tahap pertama, BLK telah sukses melatih 144 orang. Tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa warga Tanah Laut sangat haus akan sertifikasi kompetensi.
Strategi 'Link and Match' dengan Dunia Industri BLK Pelaihari tidak ingin para lulusannya hanya memegang sertifikat tanpa pekerjaan. Nopriadi menekankan pentingnya sinergi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) sebagai "agen pemasaran" para lulusan.
"Setelah lulus, kami minta mereka mendaftar di Disnaker sebagai pencari kerja resmi. Kami juga terus berkomunikasi intens dengan dunia industri agar kurikulum di sini selaras dengan kebutuhan pasar kerja (link and match)," tambahnya.
Harapan Besar bagi Industri Lokal Ke depan, BLK berharap bisa menjadi penyuplai utama tenaga kerja bagi perusahaan-perusahaan di Tanah Laut. Dengan begitu, perusahaan tidak perlu lagi mencari tenaga kerja dari luar daerah.
"Kita ingin lulusan kita langsung diserap industri. Jika mereka butuh kompetensi spesifik, kita siap fokus menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri kita di Tanah Laut," pungkas Nopriadi.