penyelenggaraan Turnamen Forkopimda Mini Soccer

Perkuat Sinergisitas Antarinstansi, Pemkab Tanah Laut Selenggarakan Turnamen Forkopimda Mini Soccer

PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), melakukan langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarinstansi selama Bulan Suci Ramadan. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Turnamen Forkopimda Mini Soccer, sebuah ajang olahraga yang mengedepankan nilai silaturahmi dan soliditas antar-instansi vertikal di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiasi kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut. Menurut beliau, antusiasme yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah mencerminkan hubungan harmonis dan koordinatif di tingkat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Kegiatan ini merupakan momentum perdana pertemuan antar-unsur Forkopimda dalam bingkai olahraga. Meskipun secara usia sebagian peserta telah melampaui masa atletik produktif, semangat sportivitas yang ditunjukkan tetap sangat tinggi," ujar Bupati Rahmat.

Mengingat manfaat strategisnya dalam meminimalisasi hambatan birokrasi, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berencana menetapkan turnamen ini sebagai agenda rutin tahunan. Bupati berharap di masa mendatang, kegiatan ini dapat dikemas secara lebih representatif guna meningkatkan daya tarik sektor olahraga daerah.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tanah Laut, Rudi Imtihansyah, menjelaskan bahwa turnamen ini diikuti oleh delapan tim yang merepresentasikan unsur pimpinan daerah dan instansi vertikal, meliputi. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, DPRD Kabupaten Tanah Laut, Polres Tanah Laut, Kodim 1009/Tanah Laut, Kejaksaan Negeri Tanah Laut,Pengadilan Negeri Pelaihari, Pengadilan Agama Pelaihari dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut.

Guna menyesuaikan dengan kondisi fisik peserta yang sedang menjalankan ibadah puasa, panitia menerapkan regulasi khusus dalam teknis pertandingan. Turnamen menggunakan sistem gugur dengan durasi waktu 2 x 7 menit.

"Kami menerapkan fleksibilitas dalam mekanisme pergantian pemain agar seluruh peserta dapat berpartisipasi secara optimal tanpa terbebani oleh batasan fisik yang kaku," terang Rudi.

Selain memperebutkan gelar juara, panitia juga menyiapkan dana pembinaan bagi pemenang pertama hingga keempat. Sebagai bentuk apresiasi terhadap performa individu, panitia turut memberikan penghargaan bagi kategori Pemain Terbaik serta Pencetak Gol Terbanyak (Top Scorer).

Tags :

Bagikan Postingan Ini

Berita Terkait
Beranda Liputan Nasional Politik