BPBD Kabupaten Tanah Laut Terbitkan Protokol Mitigasi Bencana dan Keselamatan Mudik Idulfitri 1447 H
PELAIHARI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut secara resmi menerbitkan instruksi strategis bagi seluruh lapisan masyarakat yang akan melaksanakan mobilisasi mudik Lebaran 1447 H. Peringatan ini merupakan langkah preventif guna meminimalisir risiko insiden kebakaran serta gangguan keamanan pada bangunan yang ditinggalkan dalam keadaan kosong.
Melalui Koordinator Pusdalops BPBD Tanah Laut, Yasin, mewakili Kepala Pelaksana (Kalak) Aspi Setia Rahman, ditegaskan bahwa aspek ketelitian dalam pemeriksaan instalasi energi di kediaman pribadi merupakan parameter utama keselamatan aset.
Berdasarkan data evaluasi kebencanaan, kelalaian pada sistem kelistrikan dan instalasi gas merupakan pemicu dominan insiden kebakaran domestik. Sehubungan dengan hal tersebut, BPBD Tanah Laut mewajibkan masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah mitigasi sebagai berikut: Pengamanan Sirkulasi Gas: Masyarakat diinstruksikan untuk melepaskan regulator dari tabung elpiji guna meniadakan risiko kebocoran gas. Sterilisasi Arus Listrik: Memastikan seluruh perangkat elektronik dalam kondisi tidak terhubung (unplug) untuk mencegah terjadinya arus pendek (korsleting). Manajemen Material: Melakukan penataan ulang terhadap material yang bersifat mudah terbakar agar menjauh dari jangkauan sumber panas atau titik api potensial."Pemeriksaan mandiri terhadap instalasi rumah bersifat krusial. Pastikan pula seluruh akses pintu dan jendela dalam kondisi terkunci rapat sebelum keberangkatan guna menjamin keamanan fisik bangunan," ujar Yasin, Rabu (18/3/2026).
Selain mitigasi teknis, BPBD Tanah Laut menekankan pentingnya penguatan koordinasi sosial. Para pemudik diharapkan melaporkan status keberangkatan kepada Ketua RT atau aparat lingkungan setempat guna mempermudah pengawasan kolektif selama hunian tidak berpenghuni.
Bagi warga yang melakukan mobilisasi jarak jauh, aspek kesiapsiagaan di perjalanan turut menjadi atensi. BPBD menyarankan kepemilikan Tas Siaga Mandiri yang mencakup:Persediaan obat-obatan esensial. Alat penerangan (senter). Peta fisik (sebagai langkah antisipatif di wilayah dengan kendala sinyal komunikasi).
Dalam situasi darurat, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menyiagakan layanan respons cepat terintegrasi melalui nomor tunggal RAZA LAKAS 112. Layanan ini beroperasi secara penuh untuk merespons laporan masyarakat secara terpadu selama masa libur Idulfitri.
Melalui kepatuhan terhadap protokol keselamatan ini, BPBD Kabupaten Tanah Laut berharap masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan aman, serta meminimalisir potensi kerugian materiil maupun non-materiil akibat bencana.