Perkuat Sinergi Berantas Narkotika, Anggota Komisi III DPR RI Sambangi BNNP Kalsel
BANJARMASIN – Anggota Komisi III DPR RI, H. Endang Agustina, S.E, M.H., melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan pada Selasa sore (05/05/2026). Kedatangan legislator dari fraksi PAN ini disambut langsung oleh Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol Asep Taufik, di ruang kerja

Pertemuan yang berlangsung hangat namun serius tersebut dihadiri pula oleh jajaran pejabat utama BNNP Kalsel, di antaranya Kombes Pol. Andri Koko Prabowo (Kabid Pemberantasan dan Intelijen), Mahyuni (Kabag Umum), Rahmadiansyah (Ketua Tim Bidang P2M), Akhyadi (Bagian Perencanaan)
Dalam pertemuan tersebut, Endang Agustina menegaskan komitmen Komisi III DPR RI untuk terus mendukung langkah-langkah strategis BNNP Kalsel dalam menekan angka peredaran gelap narkotika di wilayah "Bumi Lambung Mangkurat".
"Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kinerja serta hambatan yang dihadapi BNNP di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa fungsi pengawasan, perlindungan, dan pencegahan berjalan maksimal, terutama dalam memutus rantai peredaran narkoba yang kian mengkhawatirkan," ujar Endang.

Kepala BNNP Kalsel menyambut baik dukungan yang diberikan oleh anggota legislatif pusat tersebut. Pihaknya memaparkan sejumlah capaian serta tantangan terkait keterbatasan sarana prasarana dan kebutuhan penguatan intelijen di wilayah perbatasan maupun jalur masuk pelabuhan.
Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:
Optimalisasi Bidang P2M: Penguatan edukasi ke masyarakat agar imun terhadap pengaruh narkoba. Strategi Pemberantasan: Sinergi intelijen untuk mengungkap jaringan lintas provinsi. Perencanaan Strategis: Penyesuaian anggaran untuk mendukung program kerja tahun 2026.Pertemuan ditutup dengan diskusi mengenai rencana pengembangan fasilitas rehabilitasi dan penguatan personil di tingkat kabupaten/kota (BNNK) se-Kalimantan Selatan. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan akselerasi program "War on Drugs" yang lebih efektif di Kalimantan Selatan.