HS Korban pengeroyokan

Pekerja Bangunan di Semisir Dikeroyok 5 Orang, Polisi Masih Lidik Pelaku

Kotabaru – Seorang pekerja kuli bangunan berinisial HS warga Jl. Patmaraga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal di wilayah Semisir, Pulau Laut Barat. Kejadian terjadi dua hari berturut-turut, 13 dan 14 Juni 2026, dan kini masih dalam penyelidikan polisi.

Korban pertama kali diserang pada Sabtu malam, 13 Juni 2026, saat hendak mencari udang untuk memancing di dekat lokasi pekerjaannya. HS mengaku bertemu dua orang tak dikenal di jembatan yang mengajaknya minum.

“Pas itu saya ingin mencari udang hendak mancing, kemudian saya ketemu 2 orang di jembatan saya tidak kenal. Mereka menyapa saya mengajak minum. Setelah selesai minum, pas saya hendak pulang pelaku memanggil saya. Saya datangi, ternyata saya langsung diserang pakai parang,” ujar HS menceritakan kronologi awal.

Korban sempat melakukan perlawanan dan para pelaku sempat melarikan diri. HS kemudian pulang untuk melanjutkan kerja lembur bersama tiga rekannya.

Namun keesokan harinya, Minggu 14 Juni 2026, para pelaku kembali mendatangi korban bersama teman-temannya. HS diserang dari belakang saat sedang bekerja lembur.

“Saya diserang dari belakang saat saya kerja lembur. Saya sempat melakukan perlawanan tapi pelaku berjumlah 5 orang dan saya lari ke warung minta tolong tapi tidak ada yang menolong. Saya terjatuh dan saya langsung diserang lagi,” kata HS.

Menurut pengakuan korban, ia sempat berlari ke warung terdekat untuk meminta pertolongan. Namun warga di sekitar lokasi mengaku takut dan tidak berani membantu. HS terjatuh dan kembali menjadi sasaran serangan.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka parah di bagian tubuh belakang sebelah kanan. Saat ini HS masih menjalani perawatan intensif di RSUD Pangeran Jaya Sumita Kotabaru.

Kapolsek Pulau Laut Barat membenarkan adanya laporan tindak pidana pengeroyokan tersebut. Pihaknya menyatakan kasus masih dalam lidik.

“Kasus pengeroyokan ini masih dalam lidik karena pelakunya lebih dari satu orang. Kami masih menggali informasi siapa pelakunya,” ujar Kapolsek.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui identitas para pelaku agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan.

Penulis : Ryan Wardani

Bagikan Postingan Ini

Berita Terkait
Beranda Liputan Nasional Politik