sumber foto internet Humas Hadji Boejasin

Optimalkan Pelayanan Kesehatan, Dewan Pengawas Lakukan Kunjungan Kerja ke RSUD Hadji Boejasin

PELAIHARI – Guna memastikan roda pelayanan kesehatan berjalan optimal dan sesuai dengan standar tata kelola yang baik, Dewan Pengawas (Dewas) RSUD Hadji Boejasin melakukan kunjungan kerja operasional ke rumah sakit tersebut pada Senin pagi (15/06/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan berkala dan evaluasi performa manajemen demi menjaga mutu pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Dewan Pengawas disambut langsung oleh jajaran Direksi dan Manajemen RSUD Hadji Boejasin. Agenda utamanya meliputi peninjauan langsung (field visit) ke sejumlah unit pelayanan vital, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat inap, hingga fasilitas penunjang medis yang baru saja diperbarui.

Beberapa poin penting yang menjadi fokus perhatian dalam kunjungan kali ini antara lain:

Efisiensi Alur Pelayanan: Memastikan proses pendaftaran dan waktu tunggu pasien, baik di poli rawat jalan maupun IGD, berjalan lebih cepat dan responsif.Kesiapan Sarana Prasarana: Meninjau pemanfaatan teknologi medis terbaru yang dimiliki rumah sakit guna mendukung ketepatan diagnosis pasien.Sistem Komunikasi Kegawatdaruratan: Mengevaluasi integrasi sistem pra-rumah sakit yang melibatkan ambulans desa dan tim medis internal.

Di sela-sela peninjauan, Dewan Pengawas memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi dan peningkatan fasilitas yang terus dipacu oleh manajemen RSUD Hadji Boejasin. Namun, Dewas juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga kepuasan pasien.

"Peningkatan fasilitas dan alat medis yang canggih harus selalu diimbangi dengan keramahan pelayanan dan respons yang cepat dari seluruh petugas. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan hak pelayanan kesehatan terbaik di sini," ujar salah satu anggota Dewan Pengawas dalam arahannya.

Merespons kunjungan dan masukan dari Dewan Pengawas, pihak manajemen RSUD Hadji Boejasin menyatakan komitmennya untuk menjadikan rekomendasi tersebut sebagai acuan evaluasi performa ke depan. Sinergi antara fungsi pengawasan Dewas dan eksekusi manajemen dinilai menjadi kunci utama untuk membawa RSUD Hadji Boejasin menjadi rumah sakit rujukan yang unggul, akuntabel, dan dicintai masyarakat.

Kunjungan kerja yang berlangsung hangat dan produktif ini diakhiri dengan sesi diskusi bersama untuk menyusun strategi pengembangan layanan rumah sakit pada semester berikutnya.

 

Bagikan Postingan Ini

Berita Terkait
Beranda Liputan Nasional Politik