Ribuan warga memadati area gedung serbaguna tersebut guna mengikuti gelaran nonton bareng (nobar) film "Kuyang"

Gedung Balairung Membludak, Nobar Film "Kuyang" Jadi Momentum Wabup Tala Suarakan Urgensi Bioskop Lokal

PELAIHARI – Gelombang antusiasme masyarakat Kabupaten Tanah Laut  tumpah ruah di Gedung Balairung Tuntung Pandang pada Sabtu malam (11/4/2026). Ribuan warga memadati area gedung serbaguna tersebut guna mengikuti gelaran nonton bareng (nobar) film "Kuyang", sebuah fenomena yang menunjukkan tingginya dahaga hiburan di Bumi Tuntung Pandang.

Hadir di tengah kerumunan massa, Wakil Bupati Tanah Laut, H. Uli, yang didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tala, Hj. Wiwi Zazuli. Kehadiran pimpinan daerah ini disambut hangat oleh warga yang didominasi oleh rombongan keluarga dan pemuda.

Meski acara berlangsung meriah, pemanfaatan gedung serbaguna sebagai lokasi nobar menjadi catatan kritis bagi H. Uli. Ia menilai, kapasitas dan fasilitas yang ada saat ini masih jauh dari standar kenyamanan sebuah gedung bioskop yang representatif.

Dalam interaksinya dengan warga, Wabup menyampaikan harapan besar agar Tanah Laut segera memiliki fasilitas layar lebar mandiri. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh lintas kota hanya untuk menikmati film terbaru.

"Melihat antusiasme malam ini, kami berharap ke depannya di Tala bisa memiliki bioskop sendiri. Jadi, masyarakat kita tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota sebelah hanya untuk menonton film bersama keluarga," ujar H. Uli secara terbuka.

Suasana semakin pecah saat panitia menghadirkan Rina DD Basrindu, pemeran tokoh 'Acil Imas' dalam film tersebut. Kehadiran aktor asli di tengah-tengah penonton menjadi daya tarik luar biasa, memberikan kesempatan bagi warga untuk berinteraksi dan berfoto bersama sang bintang film.

Kehadiran sosok "Acil Imas" ini seolah mengobati kerinduan masyarakat akan hiburan berkualitas yang selama ini sulit diakses di daerah sendiri.

Kesuksesan nobar ini menjadi bukti nyata bahwa pasar perfilman di Tanah Laut sangat potensial. Pengamat lokal menilai, kehadiran bioskop bukan sekadar tentang hiburan, melainkan juga penggerak ekonomi baru bagi UMKM di sekitar lokasi.

Kini, bola panas berada di tangan pemerintah daerah dan para investor. Aspirasi yang disuarakan Wabup Tala menjadi sinyal kuat bahwa perwujudan kemandirian fasilitas hiburan di Tanah Laut adalah kebutuhan mendesak yang harus segera direalisasikan.

Tags :

Bagikan Postingan Ini

Berita Terkait
Beranda Liputan Nasional Politik