ASN Tala Diminta Responsif, Pemkab Waspadai Ancaman Bencana Akibat Cuaca Ekstrem
PELAIHARI - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Laut diminta melakukan transformasi mentalitas kerja. Penekanan terhadap penguatan etos kerja dan kedisiplinan menjadi poin sentral agar birokrasi di Bumi Tuntung Pandang tidak terjebak dalam rutinitas tanpa progres.
Pesan tersebut ditegaskan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tala, Akhmad Hairin, saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati Tala, Senin (13/4). Ia menyoroti bahwa pengabdian kepada masyarakat memerlukan konsistensi dan rasa syukur yang harus diwujudkan melalui aksi nyata, bukan sekadar kehadiran fisik.
Hairin memberikan catatan kritis mengenai pentingnya evaluasi kinerja yang substansial. Ia memperingatkan agar evaluasi rutin di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak menjadi ajang "gugur kewajiban" atau sekadar formalitas administratif semata.
"Evaluasi itu fungsinya bukan sekadar menilai, tetapi harus diiringi dengan perbaikan dan koreksi. Tanpa tindak lanjut hasil evaluasi, kinerja kita tidak akan pernah membaik dari waktu ke waktu," tegas Hairin di hadapan peserta apel.
Selain persoalan birokrasi, sikap responsif ASN terhadap dinamika lingkungan juga menjadi sorotan. Mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi, Hairin meminta ASN tetap waspada terhadap potensi bencana, mulai dari ancaman kebakaran lahan hingga banjir, sesuai dengan karakteristik perubahan iklim yang terjadi.
Guna memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, Hairin mendorong agar sekat-sekat ego sektoral antarinstansi segera diruntuhkan. Komunikasi yang lebih cair dan kolaboratif antar-SKPD dianggap sebagai kunci utama dalam menyukseskan program pelayanan publik.
"Sinergi antar-instansi adalah harga mati untuk mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat Tanah Laut," pungkasnya.