Bumdesa Berkah Mulia yang berlokasi di Desa Bukit Mulia, Kecamatan Kintap, sukses membukukan omzet luar biasa sebesar Rp10,4 miliar

Bumdesa Berkah Mulia Kintap Cetak Omzet Fantastis Rp10,4 Miliar, Jadi Barometer Ekonomi Desa di Tanah Laut

KINTAP – Sektor ekonomi perdesaan di Kabupaten Tanah Laut kembali menorehkan prestasi gemilang. Bumdesa Berkah Mulia yang berlokasi di Desa Bukit Mulia, Kecamatan Kintap, sukses membukukan omzet luar biasa sebesar Rp10,4 miliar, sebuah angka yang mempertegas dominasi kemandirian ekonomi desa di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tanah Laut, M. Syahid, melalui Kabid Bina Pemberdayaan Masyarakat, Aan Nurhuda, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan buah dari tata kelola yang profesional dan ekspansif.

"Bukit Mulia saat ini mengelola 12 unit usaha yang sangat variatif. Mereka tidak hanya bermain di sektor tradisional, tapi sudah merambah ke sektor jasa industri skala besar," ujar Marlisa Zanna Rihan, PSM Muda DPMD Tanah Laut saat ditemui di Pelaihari, Rabu (8/4/2026).

Di bawah kepemimpinan Zaenal Arifin, Bumdesa Berkah Mulia berhasil menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah raksasa industri seperti PT Arutmin Indonesia, PT Smart Tbk, hingga PT Pama. Kemitraan ini mencakup sektor jasa katering, konstruksi, hingga operasional coal hauling (pengangkutan batubara).

Selain jasa industri, unit usaha lain yang menjadi pilar pendapatan meliputi:

Sektor Retail & Konsumsi: Dream Café (Decabum), Keagenan, serta Fotokopi & ATK.

Sektor Jasa & Keuangan: Lembaga Keuangan Mikro (LKM), Kp-Spams, dan pengelolaan aset.

Sektor Produksi: Peternakan, Pertanian, dan Perkebunan.

Salah satu poin paling mengesankan adalah tingginya kepercayaan publik. Tercatat sebanyak 84 warga setempat bertindak sebagai investor dengan total nilai investasi masyarakat mencapai lebih dari Rp3,1 miliar.

Keberhasilan finansial ini berdampak langsung pada kesejahteraan desa. Dari laba bersih atau Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp952 juta, Bumdesa ini mampu menyetorkan Pendapatan Asli Desa (PADes) senilai Rp238 juta. Angka ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Atas dedikasinya, Direktur Bumdesa Berkah Mulia, Zaenal Arifin, berhasil menyabet gelar Peringkat ke-3 Duta Bumdesa Nasional 2025. Saat ini, aset fisik Bumdesa juga terus bertambah, mulai dari armada Wheel Loader hingga kendaraan operasional kelas berat lainnya.

Pihak DPMD Tanah Laut berharap kesuksesan di Kintap ini dapat menjadi stimulus bagi 130 desa lainnya di Bumi Tuntung Pandang.

"Kami ingin capaian ini menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain untuk lebih berani menggali potensi lokal mereka. Kemandirian ekonomi bukan lagi sekadar impian jika dikelola dengan serius dan transparan," pungkas Marlisa.

Bagikan Postingan Ini

Berita Terkait
Beranda Liputan Nasional Politik