Waspada Banjir Kiriman, Tim Gabungan Pantau Debit Air di Desa Asam-Asam
JORONG, TANAH LAUT – Merespons tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir, tim lapangan melakukan pemantauan intensif terhadap kenaikan debit air di titik-titik rawan banjir Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, pada Minggu (10/05/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WITA ini difokuskan pada pemetaan risiko guna memastikan langkah evakuasi dini dapat dilakukan jika situasi memburuk.
Hasil pendataan di lapangan menunjukkan sebanyak 273 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di enam wilayah RT kini dalam status waspada. Berikut adalah rincian data warga yang terdampak genangan air yaitu RT 001 sebanyak 19 KK, RT 005 sebanyak 42 KK, RT 006 sebanyak 103 KK, RT 007 sebanyak 48 KK, RT 008 sebanyak 27 KK dan RT 010 sebanyak 34 KK.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Laut berkoordinasi dengan Forkomincam Jorong sebagai salah satu bentuk kewaspadaan dan antisipasi penanganan bencana melakukan tindakan Koordinasi Lintas Sektoral: Memperkuat sinergi dengan Forkopimcam dan Pemerintah Desa Asam-Asam untuk validasi data riil warga yang membutuhkan bantuan. Himbauan Mitigasi: Melakukan penggalangan dan menghimbau warga di bantaran sungai agar segera mengungsi ke tempat kerabat yang lebih aman jika debit air terus merangkak naik secara signifikan. Monitoring Berkelanjutan: Melakukan pemantauan bertahap untuk memastikan setiap perkembangan situasi tertangani dengan cepat dan tepat. Secara geografis, Desa Asam-Asam merupakan wilayah dataran rendah yang terletak tepat di tepian sungai yang bermuara ke Laut Muara Asam-Asam. Hal ini menjadikan wilayah tersebut sebagai langganan banjir tahunan.
"Banjir kali ini dipicu oleh kombinasi air kiriman dari hulu gunung dan pengaruh pasang surut air laut yang menghambat aliran air sungai ke muara," ujar petugas di lokasi.
Aspi Setia Rahman Kalak BPBD Kabupaten Tanah Laut menghimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan air, selalu mengawasi keluarga anak anak saat bermain air.

Bukan hanya di Kecamatan Jorong yang mengalami dampak banjir, akan tetapi di Kecamatan Kintap yaitu di Desa Salaman dan Desa Kintappura hanya saja menurut informasi Tinggi Muka Air (TMA) sudah mengalami penurunan.