PAMA Group Perkuat Kolaborasi dengan Media Lewat Media Gathering 2026
SEMARANG – PAMA Group kembali memperkuat kemitraan strategisnya dengan insan pers melalui gelaran Media Gathering PAMA Group 2026 di Gumaya Hotel Semarang, Rabu (24/6/2026). Mengusung tema "Media Collaboration for Sustainable Coastal Future", agenda tahunan ini menjadi wadah mempererat sinergi sekaligus membangun komitmen bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Direktur PAMA, Abdul Nasir Maksum, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan media yang selama ini konsisten menjadi jembatan informasi antara perusahaan dan masyarakat.

Menurutnya, berbagai program berdampak yang dijalankan PAMA Group—khususnya di bidang sosial dan lingkungan—tidak akan tersampaikan dengan baik kepada publik tanpa adanya dukungan penuh dari media.
"Terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah hadir. Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara manajemen PAMA Group dan media. Berbagai kontribusi yang kami lakukan bagi bangsa tidak akan tersampaikan kepada publik tanpa peran teman-teman media," ujar Abdul Nasir.
Ia juga menegaskan bahwa isu keberlanjutan (sustainability) bukan lagi sekadar kepentingan internal perusahaan, melainkan tanggung jawab bersama demi masa depan masyarakat dan lingkungan. Oleh karena itu, PAMA Group berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program yang memberikan dampak positif nyata bagi alam.
Tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi dan ramah tamah, Media Gathering kali ini juga diisi dengan sesi edukasi mendalam mengenai konservasi ekosistem pesisir. PAMA Group menghadirkan dua pembicara ahli di bidangnya seperti Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si. (Kepala Subdirektorat Konservasi Universitas Negeri Semarang / UNNES) Vania F. Herlambang (Puteri Indonesia Lingkungan 2018)

Dalam paparannya, Prof. Nana menggarisbawahi pentingnya konsep kolaborasi pentahelix dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir, salah satunya melalui rehabilitasi ekosistem mangrove.
"Akademisi, dunia usaha, pemerintah, media, dan masyarakat memiliki peran yang sama penting dan harus bergerak selaras dalam menjaga ekosistem ini," jelas Prof. Nana.
Di sisi lain, Vania F. Herlambang mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mengubah cara pandang terhadap isu lingkungan. Menurutnya, aksi pelestarian alam bukanlah beban, melainkan sebuah bentuk investasi jangka panjang yang krusial bagi generasi mendatang.
Media Gathering PAMA Group 2026 ini juga menjadi bagian dari rangkaian kolaborasi strategis antara PAMA Group dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Melalui kerja sama ini, PAMA Group berharap dapat terus memperkuat edukasi publik mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mengukuhkan posisi media sebagai mitra strategis dalam mengawal narasi-narasi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.