Angka Kekerasan Anak di Tala Capai Puluhan Kasus, FAD Apresiasi Langkah Cepat Pemkab
PELAIHARI – Ketua Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Tanah Laut (Tala) secara terbuka menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah daerah atas disahkannya komitmen bersama perlindungan anak dan perempuan di Gedung Sarantang Saruntung, Pelaihari, Kamis (2/7/2026).
Kehadiran regulasi dan nota kesepakatan (MoU) lintas sektor yang ditandatangani langsung oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, dinilai menjadi angin segar. Langkah ini dipandang sebagai jawaban nyata atas kegelisahan yang selama ini membayangi anak-anak serta kaum perempuan di wilayah Tanah Laut terkait maraknya kasus kriminalitas.
Kecemasan tersebut didasari oleh situasi riil di lapangan, di mana angka kekerasan, aksi eksploitasi, perundungan (bullying), hingga tidak terpenuhinya hak-hak dasar anak masih ditemukan.
Berdasarkan data berkala di wilayah setempat, tercatat ada 64 kasus yang mencuat sepanjang tahun 2025. Sementara dari awal tahun hingga Juni 2026, akumulasi kasus baru kembali tercatat sebanyak 35 kasus.
Ketua Forum Anak Daerah Kabupaten Tanah Laut, Siti Fatimah Azizah Purwanto, tidak menampik bahwa rentetan kasus tersebut sempat menimbulkan dampak psikologis berupa ketakutan yang nyata di kalangan perempuan dan anak-anak.
"Jadi untuk saat ini kami sebagai anak dan perempuan sempat merasa takut, karena banyak sekali ditemukan kasus kekerasan, eksploitasi, dan hak anak yang tidak terpenuhi. Dengan adanya MoU ini, kami jadi merasa yakin dan merasa aman tentunya, karena perlindungan dan hak anak lebih diperhatikan oleh pemerintah," ungkap Siti Fatimah.
Dengan adanya komitmen terpadu yang melibatkan aparat penegak hukum dan seluruh instansi ini, FAD Tanah Laut menaruh harapan besar agar implementasi di lapangan berjalan maksimal. Hal ini penting agar generasi muda di Tanah Laut benar-benar mendapatkan lingkungan tumbuh kembang yang sehat.
"Tentunya saya berterima kasih kepada Pemkab atas partisipasinya dan juga memberikan keyakinan kepada kami perempuan dan anak. Semoga ke depan kami menjadi semakin yakin, semakin terjaga, dan menjadi generasi yang terlindungi," pungkasnya.